banner 728x250

Hari Kebangkitan Nasional 2026: Pimpinan Redaksi Bratapos Dorong Generasi Muda dan Pers Tetap Kritis di Era Digital

Malang – Momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 dimaknai PT Brata Pos Media bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ajakan untuk membangun kembali semangat persatuan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab bersama di tengah tantangan era digital.

Pimpinan Redaksi PT Brata Pos Media, Dr. Zaibi Susanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus perjuangan bangsa. Menurutnya, semangat kebangkitan yang diwariskan para pendiri bangsa harus diterjemahkan dalam tindakan nyata, inovasi, dan keberanian menjaga persatuan.

“Generasi muda hari ini jangan hanya menjadi penonton perubahan. Mereka harus menjadi pelaku utama pembangunan bangsa dengan menjaga persatuan, berpikir kritis, dan memiliki kepedulian sosial,” ujar Zaibi dalam keterangannya, Selasa (20/5/2026).

Ia menilai tantangan generasi saat ini jauh berbeda dibanding masa perjuangan kemerdekaan. Jika dahulu bangsa Indonesia melawan penjajahan fisik, kini tantangan datang dari derasnya arus disinformasi, polarisasi sosial, hingga menurunnya budaya literasi.

Pers di Tengah Arus Informasi Cepat

Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional tersebut, Zaibi juga memberikan perhatian khusus terhadap peran pers nasional di tengah perkembangan media digital yang semakin cepat.

Menurutnya, media massa memiliki tanggung jawab besar menjaga kualitas demokrasi melalui informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kecepatan informasi tidak boleh mengalahkan kebenaran. Wartawan harus tetap memegang prinsip verifikasi, independensi, dan keberanian menyampaikan fakta meskipun berada di tengah tekanan opini publik maupun algoritma media sosial,” katanya.

Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar dunia jurnalistik saat ini bukan hanya persaingan kecepatan berita, tetapi juga menjaga kepercayaan publik terhadap media.

Di sisi lain, Zaibi menilai masyarakat juga perlu memiliki kemampuan literasi digital agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Bratapos Dorong Jurnalisme yang Berdampak Sosial

Selain menjalankan fungsi pemberitaan, PT Brata Pos Media mengembangkan sejumlah program sosial yang diklaim menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap masyarakat.

Salah satu program yang rutin dilakukan adalah Jumat Berkah – Bratapos Peduli Kasih, yakni kegiatan pembagian makanan, sembako, dan bantuan sosial bagi kaum dhuafa, lansia, dan warga terdampak di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Tak hanya itu, Bratapos juga aktif mengadakan pelatihan literasi media dan jurnalisme warga bagi pelajar, mahasiswa, serta komunitas desa guna meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memilah informasi.

Dalam bidang pengawasan publik, media ini turut mengangkat berbagai isu pelayanan publik, transparansi anggaran, dan persoalan sosial melalui laporan investigasi maupun liputan khusus.

Sementara untuk mendukung ekonomi kerakyatan, Bratapos membuka ruang promosi bagi UMKM dan komunitas kreatif lokal agar memiliki akses publikasi yang lebih luas.

Meski demikian, Zaibi mengakui bahwa media juga harus terbuka terhadap kritik dan evaluasi publik agar tetap mampu menjaga independensi serta kualitas pemberitaan.

“Media harus hadir bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial. Namun fungsi kontrol dan profesionalisme tetap harus dijaga agar kepercayaan masyarakat tidak hilang,” tegasnya.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di lingkungan Bratapos diisi dengan doa bersama, diskusi internal redaksi mengenai tantangan pers di era digital, serta penyaluran bantuan sosial kepada warga kurang mampu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *